Rabu, 08 Oktober 2008

Hening di Alam Fitri

Tak ada yang bersuara
celoteh panjang ayah
gelak amarah ibu
saat menceracau
memanggil puluhan cucu
isak tangis sianak tulang
ah, masih banyak yang tak hadir dalam Fitriku

Bisu kutatap album kusam itu
hanya semyum sianak ibu yang mengusik mataku
ia seakan memanggil kesunyianku
untuk bergabung menjelma mimpi bersamanya

Ah, tak kuasa aku mengajak memoriki bermelodi bersama Fitri
hanya dekapan angin menyepi dalam dadaku
aku ingin pulang bu
bersama mu
bersama lontong buatanmu.

Tidak ada komentar: